Rabu, 19 Juni 2019

About black and white


I’m obsessed with black and white, but I forget there’s grey between them.

Dari dulu, kalau ditanya warna apa yang paling saya suka, I would answer it’s blue. Blue sky especially. But, since I was growing up, I started to develop my interest in black and white. I think black is dark and mysterious while white is clean and pure.

Dalam konteks lain, saya mengibaratkan hitam dan putih sebagai sifat manusia. Black is bad and white is good. Strictly. Se-saklek itu. Saya berpikir jikalau manusia itu baik, selamanya dia akan baik. Begitu pula dengan manusia yang jahat. Mungkin ini akan terdengar naif, tapi saya selalu berpikir jika manusia itu jahat, nggak akan mungkin dia akan sejahat itu. Hingga suatu ketika saya menghadapi sesuatu yang belum pernah saya hadapi sebelumnya.

Pada saat itu, saya diberitahu tentang suatu hal yang menodai kesucian image kebaikan seseorang yang saya kenal. Pada awalnya saya denial. Masa sih orang yang tampak baik dan tak berdosa kayak dia bisa melakukan hal-hal yang bertentangan dengan moral. Masa iya sih orang ini melakukan hal yang tidak adil dengan cara playing with power? In my eyes, he’s “white”, isn’t?

“Aku cuma mau ngasih tau kamu, Za. Ternyata ada loh manusia yang jahat dibalik jubah putihnya.” Someone told me like that.

Hingga pada saatnya ditengah masa denial itu, giliran saya sendiri yang terpercik noda hitam itu dari dia.

Ditambah dengan saya pun diberitahu kalau ternyata dia punya track record tidak sesempurna itu sebelumnya.

Kaget? Jelas.

Tapi saya ngga melakukan apa-apa selain nggak habis pikir sama orang ini. How come he turned into a devil?

Sejak saat itu, dia yang saya lihat sebagai manusia putih yang baik memudar menjadi abu-abu. Dan sejak saat itu persepsi saya terhadap orang lain juga berubah.

Nggak selamanya orang menjadi baik dan ngga selamanya orang menjadi jahat.

Ngga selamanya orang menjadi tokoh protagonist dalam kisah hidup orang lain. Mungkin kita sendiri pernah menjadi tokoh antagonis dalam hidup orang lain.

Saya pun bercermin ke dalam diri saya sendiri. Ya, hal itu memang benar. Saya pun ngga sempurna. I can be good as well as I can be bad person.

But the one thing that I want to say is…personally I can’t stand with injustice. Bagi saya, jika seseorang sudah berlaku tidak adil, he/she is definitely bad #outoftopic #notmention

And another thing I learn is...trust none and be kind!


Tiba-tiba First Wedding Anniversary!

Time flies. Over one year living in marriage life already! Kata orang kehidupan pernikahan itu kompleks. Dan begitu gue menyelami dunia pern...

Popular Posts